PWI Ajak Kader Ansor Basel Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Bullying
“Mari kita tunjukkan empati, toleransi, serta saling menghargai untuk menjauhi perundungan di lingkungan kita.”
Sementara itu, Kabid Pendidikan PWI Basel, Ilham Bom Bom memaparkan materi literasi digital.
Menurut Bom Bom, saat ini PWI terus mendukung program literasi Pemkab Basel dengan memberi ruang media bagi masyarakat untuk berkarya melalui tulisan.

“Di PWI Basel, kami ada program kelas literasi dan PWI Goes to School. Di sini kami memberi ruang kreasi bagi masyarakat untuk menyampaikan rilis berita serta karya sastra. PWI terus mendukung program literasi agar budaya baca tulis di Basel terus meningkat,” ujar Bom Bom.
Acara itu begitu antusias dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan para kader muda.
Salah satu pertanyaan yang disampaikan adalah mengapa judi online yang merusak bangsa, perputaran uangnya sampai ribuan triliun situsnya tidak ditake down pemerintah tetapi live tiktok dengan mudah dicabut oleh pemerintah saat demo kemarin.
Terpisah, Ketua GP Ansor Basel, Findra mengatakan kegiatan PKD yang dikuti peserta dari beberapa kecamatan di Basel, dilaksanakan selama 3 hari pada 12-14 September 2025.
“Salah satu materi yang kami sampaikan adalah tentang literasi digital. Harapan kita semua tentu kader-kader muda Ansor akan bijak bermedia sosial serta mendukung budaya literasi,” tutupnya.
