Bulan Bakti Perternakan, Bupati Algafry Dorong Swasembada Sapi di Bangka Tengah
Acara ini juga terselenggara berkat dukungan empat kelompok tani di Desa Lubuk Pabrik, yakni Kelompok Tani Argo Sedio, Kelompok Tani Barokah, Kelompok Tani Maju Jaya, dan Kelompok Tani Jaya Makmur. Total populasi sapi dari keempat kelompok ini mencapai 81 ekor, dengan 18 ekor pedet (anak sapi berusia kurang dari 6 bulan) dipanen pada kesempatan ini.
“Saya senang sekali bersama Pak Kades, Ibu Kadis DPKP, dan anggota kelompok tani dapat menyaksikan langsung pelayanan yang diberikan dokter hewan. Saya juga sudah menggendong sapi hasil pengembangan dari teman-teman di sini. Hal ini patut kita apresiasi agar yang lain bisa mencontoh bagaimana teknis pengembangan sapi yang dilakukan,” tambah Algafry.
Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan panen silase yang diproduksi sekitar 13 hari lalu, pemeriksaan kesehatan hewan, pemeriksaan status reproduksi sapi, pemeriksaan kebuntingan, pemberian obat cacing dan vitamin, serta konsultasi peternakan dengan petugas teknis.
Diketahui, sekitar 68–70 persen dari total biaya produksi usaha peternakan berasal dari pakan. Oleh karena itu, peternak harus memiliki pengetahuan yang memadai tentang pakan ternak.
Istilah Good Feed for Good Food atau ‘Pakan yang Baik untuk Pangan yang Baik ‘ menjadi acuan pentingnya pemberian pakan berkualitas bagi ternak guna menghasilkan pangan yang baik dan aman bagi.
Pada kesempatan ini, Algafry juga membuka ruang diskusi dengan para peternak.
“Tindak lanjut kami tetap memberikan dukungan. Minimal fasilitas yang ada di sini akan kami tambah dan segera kami tindak lanjuti,” ucapnya usai kegiatan.
