Meningkat! BPS Catat Warga Miskin di Bangka Tengah Capai 13.710 Orang
“Kemudian program sanitasi berbasis masyarakat (sanimas), gerakan serempak guna eliminasi kemiskinan dan stunting Bangka Belitung (rampak gemintang) dan lainnya,” terangnya, Jumat (19/9/2025).
Ia menuturkan, program-program ini memang memberikan dampak mengurangi beban masyarakat.
“Meski demikian, terdapat beberapa program pemerintah yang pada saat pelaksanaan kegiatan susenas 2025 belum terlaksana secara masif, seperti BLT DD, PKH, Paket Sembako yang masif dilakukan pada Maret 2025,” pungkasnya.
Dilansir, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) merilis capaian pertumbuhan ekonomi daerah pada Triwulan II-2025. Berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Bangka Tengah tumbuh 6,60% persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).
Kepala BPS Bangka Tengah, Budi Siswandi menjelaskan, PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp4.201,31 miliar sementara PDRB atas dasar harga konstan tercatat sebesar Rp1.776,44 miliar.
“Pertumbuhan ekonomi Bangka Tengah pada Triwulan II-2025 menunjukkan tren positif. Sektor sekunder menjadi penopang utama dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 32.64 persen dengan distribusi terbesar pada sektor tersier,” ujar Budi.
