Pahlivi Serap Aspirasi Santri dan Guru Ponpes Al-Muhajjirin Koba
“Sekolah swasta sudah lama berdiri dengan fasilitas yang cukup baik dan murid yang banyak. Jangan sampai kehilangan siswanya hanya karena tidak adanya strategi pembinaan yang tepat,” jelas Pahlivi, politisi Partai Gerindra ini.
Aspirasi lain yang muncul adalah permintaan beasiswa bagi lulusan Madrasah Aliyah, agar mereka lebih mudah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Pahlivi menekankan pentingnya perhatian dari Kemenag Babel terkait program Indonesia Pintar (PIP) untuk santri pesantren.
“Kita harapkan penerimanya betul-betul merata dan adil,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Pahlivi menyampaikan bahwa pihaknya akan membawa aspirasi ini dalam rapat gabungan Komisi DPRD. Ia juga mendorong Komisi IV untuk memanggil Kemenag Babel guna menindaklanjuti masukan dari pesantren.
Selain itu, selama masa reses, Pahlivi juga banyak menerima aspirasi dari siswa terkait kebutuhan ruang kelas baru, sarana ibadah, olahraga, hingga fasilitas kebersihan.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Babel agar tumbuh kembang sekolah swasta tidak diabaikan. Pemerintah daerah juga perlu ikut berkontribusi agar sekolah swasta semakin maju,” tutupnya.
