“Jadi untuk hasil panen jagung biasanya akan disalurkan kepada Perum Bulog, dan juga beberapa perusahaan lokal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Polres Bangka Selatan, AKP Perdana Wisaptriana yang juga merupakan Sekretaris dalam program Ketahanan Pangan Polres Bangka Selatan menyebutkan bahwa terdapat sekitar delapan Gapoktan khusus tanaman jagung yang tersebar di setiap kecamatan.

“Mesin tanam ini akan digunakan bersama Gapoktan di bawah kordinasi para Kapolsek yang ada di Bangka Selatan. Dengan cara ini, distribusi dan pemanfaatan mesin bisa lebih merata. Kami berharap dukungan PT Timah tidak berhenti di sini, tetapi juga PT Timah dapat membantu kebutuhan alat lain seperti mesin pemipil jagung yang saat ini masih terbatas,” Ungkapnya.

Baca Juga  Kejagung Periksa Eks Plt Kadistamben Babel terkait Tipikor Tata Niaga PT Timah

Dengan sinergi antara Polres Basel, kelompok tani, dan PT Timah, diharapkan Bangka Selatan dapat menjadi salah satu sentra produksi jagung yang mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (*)