Konsulat Jenderal RI di Tawau Malayasia lalu menghubungi Kapolres Basel AKBP Agus Arif Wijayanto.

“Pak Kapolres lalu memerintahkan Polsek Toboali untuk mencari alamat yang disebutkan tadi,” jelas Kapolsek Toboali, Iptu M Syah, Senin (22/9/2025) kepada Timelines.id.

“Setelah kami cari dan dapat, kemudian anaknya dibawa ke Polres Basel. Pak Kapolres langsung menghubungi Tim Konsulat Jenderal di Tawau untuk di-video call langsung sang kakek. Setelah dipastikan memang itu keluarganya lalu Tim Konsulat Jenderal RI memroses pemulangan Pak Jumhartono,” terang M Syah.

Proses administrasi pemulangan Jumhartono memakan waktu sekitar 1 bulan hingga akhirnya sang kakek tiba di Toboali, Minggu (21/9/2025) pagi kemarin.

“Kami menjemput Pak Jumhartono di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Dia didampingi langsung oleh Tim Konsulat Jenderal KBRI dari Malaysia karena memang kondisinya sudah tida bisa melihat lagi,” tambah M Syah.

Baca Juga  Satreskrim Polres Basel Cek Bapok di Pasar Toboali, Tiyan: Aman hingga Nataru 2023

Jumhartono dan Wati anaknya tak henti mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Basel yang telah mempertemukan mereka.

“Terima kasih Pak Kapolres Basel, akhirnya kami bisa bertemu setelah puluhan tahun berpisah,” ujarnya seraya menyeka air mata yang menetes.

Terpisah, Kapolres Basel AKBP Agus Arif Wijayanto bersyukur dapat mempertemukan Jumhartono dengan keluarganya di Toboali.

“Alhamdulillah, Pak Jumhartono bisa bertemu lagi dengan anaknya dan berkumpul lagi dengan keluarganya. Ini merupakan wujud nyata slogan Polri untuk Masyarakat. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” tutup Agus Arif.