Education Trip SMA IT Cahaya: Menggali Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan
Setelah itu untuk disiplin ilmu Bahasa Indonesia mereka merangkum laporan observasi, wawancara dan nanti akan dipersentasikan. Untuk mata pelajaran terakhir Prakarya, para santri akan mencoba untuk membuat produk turunan seperti olahan tahu, brosur edukasi dan lainnya.
Edu- Trip ini diorganisir dengan pendekatan Project Based Learning (PBL). Melalui PBL para santri bekerja dalam kelompok kegiatannya seperti mengobservasi proses di lapangan, menganalisis masalah dan peluang usaha, kemudian menyusun laporan dan mempresentasikan.
Kemudian Edu- Trip ini juga diintegrasikan dengan pendekatan Deep Learning (pembelajaran mendalam) yang menekankan pembelajaran bermakna.
Edu- Trip ini para santri diarahgkan untuk mengkonstruksi pengetahuan dari pengalaman nyata, menginternalisasi nilai islam tentang amanah, halal dan tanggung jawab dan terakhit para santri menghasilkan karya inovatif sebagai bentuk aplikasi ilmu. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada tingkatan pengetahuan, tetapi menumbuhkan sikap kritis, kreatifm kolaboratif dan peduli lingkungan.
Melalui Edu- Trip yang di lakukan ke Pabrik Tahu dan Tambak Ikan menjadi media pembelajaran yang utuh yaitu memadukan ilmu pengetahuan, keterampilan hidup, nilai agama dan kreativitas ekonomi.
Dengan integrase PBL dan Deep Learning, para santri tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengalami, menganalisis, dan meciptkan solusi nyata. Inilah langkah kecil SMA IT CAHAYA dalam membekali generasi muda agar siap menhadapi tantangan ekonomi masa depan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
