Menyambut Pandu Muda Berkemajuan: Merajut Ukhuwah dan Meneguhkan Silaturahmi
Tak kalah menarik sesi materi talk show kepanduan oleh Ramanda Rifki Hanif Setiawan ,S.Ag.,M.Pd dikemas interaktif membuat semua para peserta nampak begitu antusias mulai dari pengenalan HW kepemimpinan dan masih banyak lagi lainnya.
Dan yang paling serunya ialah terutama saat permainan game ganjil genap. Teriakan tepuk tangan terdengar begitu riuh yang membakar semangat kebersamaan sekaligus menandai mulainya perjalanan baru bagi calon pandu di unmuh babel.
Dalam kesempatan itu pula Ramanda Rifki Hanif Setiawan ,S.Ag.,M.Pd memperkenalkan sosok Rakanda Ayunda para senior seperti kakak Tika, Fitri, Aziko, Sayied dkk yang mengisahkan pengalaman mereka kenapa masuk HW juga bertahan sejauh ini.
Pesan inspirasi juga datang kakak Sayied Agiel Yusuf yang menjelaskan filosofi warna hijau yang identik dengan HW sebagai simbol proses dan pengorbanan, “Jadi filosofi warna hijau itu mencerminkan proses, untuk melalui tahapan lanjutan lainnya, Ki Ahmad Dahlan itu, beliau berharap layaknya pedang dan sarungnya yang dicabut penuh pengorbanan. Mari kita belajar dari sekarang, dengan apa yang sudah disampaikan. Kalianlah yang jadi pemimpin penerus yang ada di depan ini. Teruslah terbang sejauh mungkin karena kalian akan menjadi calon sukses di masa depan.”
Penyambutan pandu muda tahun ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan, tetapi juga mengikat rasa persaudaraan serta menanamkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Kesan mendalam tidak hanya bagi peserta tapi juga seluruh keluarga besar Hizbul Wathan Unmuh Babel.
