Sedangkan korban Zira Aprilia terseret arus dan tenggelam.

Kondisi ombak dan arus yang kencang serta banyaknya korban menyebabkan 1 korban tidak dapat terselamatkan.

Keluarga korban yang mengetahui anaknya belum ditemukan melaporkan kejadian tersebut ke Kadus Desa Baru kemudian informasi diteruskan ke Pos SAR Belitung untuk meminta bantuan SAR.

Kepala Kantor SAR mengatakan pihaknya mengirimkan 1 Tim rescue menuju lokasi kejadian.

Tim SAR Gabungan yang didukung oleh Rescuer Pos SAR Beltim, TNI AL Beltim, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Beltim, Polsek Manggar, BPBD Beltim, Tagana Beltim, Pramuka Peduli dan keluarga korban berupaya melakukan pencarian.

Tim SAR Gabungan juga turut mengerahkan beberapa alut palsar air di antaranya Kapal RIB (Rigid Inflatabel Boat) milik Basarnas, Rubber Boat dan beberapa kapal nelayan untuk membantu mencari korban.

Baca Juga  Kampong Reklamasi Selinsing, Lahan Eks Tambang Disulap Jadi Kawasan Wisata

Hingga mala mini korban Zira Aprilia masih dalam pencarian.

I Made Oka Astawa, Kakansar Pangkalpinang menjelaskan, “Kita malam ini mengupayakan pencarian dengan melakukan penyisiran menggunakan beberapa alut di antaranya RIB. Malam ini kita upayakan semaksimal mungkin. Semoga Upaya Pencarian terhadap 1 korban ini dapat membuahkan hasil.”