“Untuk pengecekan ini kita fokus pada kesesuaian antara fisik barang dengan data inventaris yang ada di pembukuan. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset adalah hal yang penting,” ujar Martin.

Ia menyebut, semua barang inventaris merupakan aset daerah dan digunakan untuk kepentingan olahraga di Babar terkelola dengan baik. Dari mulai pencatatan hingga pemanfaatannya. Terlebih, ada kehadiran 2 instansi terkait.

“Kehadiran Pak Mailan Kabid Pora dan Pak Waldi dari Inspektorat ini sebagai wujud komitmen KONI untuk bersinergi dengan pemda dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang akuntabel dan transparan,” ungkap Martin.

Pengecekan aset ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk perbaikan sistem administrasi internal KONI agar dapat mendukung program kerja di Babar ke depan. Baru kemudian KONI fokus pada peningkatan prestasi atlet.

Baca Juga  PAW Anggota DPRD Bangka Barat, Martin Resmi Dilantik Gantikan Almarhum HM Kasim