Riza Herdavid: Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya
Bupati Riza Herdavid juga menyinggung tragedi 1965 yang dimotori G30S/PKI sebagai momentum besar yang menguji Pancasila. Menurutnya, gugurnya para pahlawan revolusi menjadi harga yang mahal demi mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa.
Mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, Bupati Riza Herdavid mengajak seluruh masyarakat Bangka Selatan untuk menghidupkan kembali dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Filosofi Pancasila harus diimplementasikan secara utuh, bukan hanya sebagai simbol. Sila pertama mengajarkan toleransi antarumat beragama, sila kedua dan kelima menegaskan keadilan serta kesetaraan, sila ketiga memperkuat solidaritas dalam kebinekaan, sementara sila keempat menuntun kita bermusyawarah dengan hikmat demi kepentingan bersama,” tutur Riza.
Bupati Riza Herdavid juga menegaskan bahwa peristiwa G30S/PKI menjadi peringatan abadi bahwa kelengahan ideologi dapat mengundang perpecahan. Oleh karena itu, seluruh warga negara harus menjadi agen perekat bangsa dengan mengamalkan Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.
Upacara peringatan ini diikuti oleh seluruh ASN dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Selain untuk mengenang jasa para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkokoh semangat persatuan serta memperbarui ikrar kepada Pancasila sebagai dasar negara.
