Sindeng Bangka Selatan Jadi Penutup Bersejarah di Sidang Penetapan WBTb Indonesia
Pada kesempatan ini, delegasi Bangka Selatan berkesempatan mengajukan dua karya budaya, yaitu Kue Badak dan Sindeng, untuk ditetapkan sebagai WBTB Indonesia.
Sebagai klimaks di akhir acara tersebut, terdapat sebuah momen yang sarat makna. Tim ahli WBTB Indonesia secara simbolis dikenakan penutup kepala Sindeng oleh delegasi Bangka Selatan dan perwakilan Disparbudkepora Kepulauan Bangka Belitung.
Gestur ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah bentuk representasi fisik dan pengalaman langsung bagi para ahli, untuk merasakan dan menghayati nilai dan makna budaya yang melekat pada Sindeng tersebut, yaitu Sindeng Sikapur Sirih, Sindeng Lang Betedung, dan Sindeng Punggawa.
Setelah itu, delegasi Bangka Selatan juga secara langsung bekesempatan menyerahkan Naskah Akademik Pakaian Adat Bangka Selatan kepada Tim Ahli WBTB.
Penyerahan ini merupakan langkah penting, karena dokumen tersebut berfungsi sebagai landasan ilmiah yang menguatkan posisi Sindeng sebagai warisan budaya.
Momen dalam sidang ini akan menjadi capaian yang membanggakan, tidak hanya mengukuhkan Sindeng dan Kue Badak di peta budaya Indonesia, tetapi juga menjadi stimulus bagi pelestarian warisan budaya takbenda lainnya di Kepulauan Bangka Belitung.
