“Bantuan sebelumnya ada mini cultivator trackor yang sangat bermanfaat bagi anggota kelompok kami untuk membuka lahan, sehingga bisa menghemat biaya dan tenaga untuk membajak lahan sebelum ditanami,” ucapnya.

Pihaknya mengapresiasi dukungan PT Timah untuk kelompok mereka sehingga mereka bisa terus meningkatkan produktivitas pertanian. Kedepan, Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut sehingga mereka bisa mendukung ketahanan pangan.

“Terima kasih atas dukungan PT Timah tentunya ini membuat kami semakin semangat dan terbantu sekali karena kalau untuk beli bibit nanas sendiri itu biayanya cukup mahal. Semoga kedepan kami bisa menjadi mitra PT Timah dalam mendukung ketahanan pangan khususnya di wilayah Kundur ini,” ucapnya.

Baca Juga  PT Timah Bangunkan Rumah Layak Huni untuk Nenek Mahdarna

Senada, Ketua Kelompok Tani Bina Tani, Petani Dusun Ganse Desa Gantung Kecamatan Gantung Belitung Timur, Dedi Junaidi mengaku senang mendapat bantuan mesin pemipil jagung, menurutnya mesin ini sangat membantu petani merontokkan jagung dengan mudah dan cepat.

“Mesin ini sangat bermanfaat bagi petani sebab mampu memisahkan biji jagung dengan tongkolnya lebih mudah dan cepat, apalagi mesin ini sudah dirancang untuk memperbaiki hasil jagung pipilan,” katanya.

Dirinya mengapresiasi PT Timah yang telah membantu kelompok Tani Bina Tani berupa mesin pemipil jagung sebagai bentuk kepedulian perusahaan untuk menunjang pekerjaan mereka.

“Bantuan ini memang sangat kami harapkan untuk mempermudah pekerjaan. Terima kasih PT Timah yang selalu peduli, kami benar – benar merasa tertolong sebab mesin ini sangat kami harapkan,” ujarnya. (*)

Baca Juga  Dukung Kehidupan Sosial dan Spiritual, PT TIMAH Tbk Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Pemali