“Saya nanya sama resepsionis, Mbak atas nama Dede Sunandar? Mas artis mah besok, lah gue siapa ni berarti, dia bilang artisnya besok. Yang datang tu Whisnu Santika, Raisa,” sebut Dede.

“Oh, Lu keduluan,” kata Sule.

Usut punya usut, kata Dede, job yang ia dapat dari seorang bernama Fandi tak lain hanya berjualan tiket. Di Tomorrow Coffe Pangkalpinang, Dede disuruh mempromosikan tiket penampilan Raisa dan Whisnu Santika. Harga tiket itu per lembar senilai Rp200 ribu.

“Jadi, Dede datang ke situ tu buat dijadiin ama dia tu (jual tiket),” kata Dede.

“Tapi kan Rp30 juta,” sahut Sule.

“Kagak jadi, belum dilunasin ampe sekarang. Dede pulang, ngegembel dulu ama Dhyo Haw, ngamen di pantai dapat tiket Lion, pulang akhirnya alhamdulillah. Sampai sekarang orangnya gak tahu,” sebut Dede.

Baca Juga  46 Tim Siswa SMP/SMA se-Pangkalpinang Unjuk Kemampuan di Liga Futsal Pelajar 2025

“Orang Aston, Rp56 juta belum dibayar. Raisa pokoknya dibayar pakai uang bupati apa siapa gak tahu,” lanjut dia.

“Nipu dia?” tanya Sule.

“Nipu intinya,” jawab Dede.

“Astaghfirullahaladzim,” kata Sule.

“Bang Fandi, dia kenal sama Om Jio, makanya Dede mau berangkat karena kenal ama Om Jio. Om Jio nya Cing Abdel,” sebut Dede.

“Mungkin dia lagi di Polda tu dia udah ketangkep duluan,” kata Sule seraya tertawa.

“Nggak tahu tuh Pak, nggak tahu tuh. Makanya kata Dede, anjir mendingan yang Rp3 juta,” sebut Dede.

Sule pun mengamini pernyataan Dede. Selain lebih aman, job Rp3 juta itu tak sebanding dengan Rp30 juta. Di mana Dede baru menerima uang muka Rp2,5 juta, sementara taksi dan hotel harus dibayar dengan uang Dede terlebih dahulu.

Baca Juga  Momen 25 Tahun Bangka Belitung, Prof Udin: Pangkalpinang Siap Jadi Lokomotif Kemajuan Provinsi

“Mendingan di Bekasi. Sejauh-jauhnya gak dibayar Pak, masih bisa ngompreng ibaratnya. Lah di laut, saya berenang, Pangkalpinang, jauh banget gak nyampe-nyampe, ketipu ya kan,” beber Dede.

Beruntung, kata Dede, ada Dhyo Haw dan timnya, akhirnya bersama-sama mencari solusi untuk pulang dengan cara mengamen. Pasalnya, penyanyi reggae tersebut juga mengalami nasib serupa dengan Dede. Job penyanyi dengan nama lengkap Dio Prasetyo itu juga tak dibayar pihak penyelenggara.

“Ama Dhyo Haw (amen), kita pelukan tu ama anak-anak Dhyo Haw, anak reggae. De, kayak gini amat,” ujar Dede.

Sule pun menanyakan secara detail hal itu apakah dialami artis lain. Kata Dede, hanya dia dan Dhyo Haw hingga sekarang belum mendapatkan bayaran secara lunas. Sementara artis yang lain sudah lunas meski masing-masing tim artis juga berang dengan perlakuan pihak penyelenggara.

Baca Juga  Pemuda ICMI Babel Diminta Siap Sikapi Situasi Politik Daerah