“Tentu saja, terima kasih sebesar-besarnya kepada ibu-ibu hebat semuanya yang telah berkenan hadir pada acara hari ini,” tutur Mely dalam sambutannya.

Pelatihan membaca nyaring ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, belajar bagaimana membaca dengan ekspresif, menggunakan intonasi yang tepat, serta menciptakan suasana bercerita yang menyenangkan bagi anak-anak. Suasana akrab dan penuh canda tawa membuat kegiatan terasa hidup dan berkesan.

Salah satu peserta, Vera Gustina, membagikan kesannya usai mengikuti kegiatan. Ia mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat dan memberikan pengalaman yang penting baginya sebagai seorang ibu baru.

“Menyenangkan, bermanfaat, dan mengembangkan kemampuan mendengarkan,” ujar Vera.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan diikuti lebih banyak orang tua.

Baca Juga  PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Warga Bangka Selatan Pengidap Tumor

“Semoga dengan adanya pelatihan membaca nyaring ini semakin banyak ibu-ibu atau orang tua yang menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan, yang mendorong anak untuk terus terlibat dengan buku. Karena di zaman sekarang, anak-anak jarang sekali terlihat membaca buku, mereka lebih memilih gadged,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Abu Biru berharap semakin banyak keluarga yang menjadikan kegiatan membaca sebagai bagian dari keseharian di rumah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara komunitas, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan dalam menumbuhkan budaya literasi di masyarakat.

Harapannya, pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di masa mendatang, khususnya di wilayah Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Baca Juga  Peringati Dies Natalis ke-18, SMA Negeri 1 Airgegas Gelar Jalan Santai Sambil Pungut Sampah