“NIUJP formula menjawab persoalan-persoalan yang ada di lapangan. Saya mohon dukungan mitra usaha PT TImAh untuk benar-benar menjalankan ketentuan,aturan dan proses-proses percepatan di dalam pembayaran. Kita coba untuk pembayaran dilakukan satu hari setelah proses invoice. Kami tidak ingin lagi jadi isu di lapangan bahwa PT TIMAH bayarnya lama, harga PT TIMAH Tbk tidak kompetitif ini semua sudah kami respon,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, para mitra usaha juga menandatangani pakta integritas tentang komitmen bersama untuk mengikuti segala ketentuan yang telah dilakukan.

Salah satu mitra usaha PT TIMAH Tbk, Heri Sadikin Direktur CV Jaya Mandiri mengatakan, mereka berkomitmen untuk melaksanakan kesepakatan terkait NIUJP dan akan mulai menerapkannya.

Baca Juga  Populasi Rusa Unicolor di Penangkaran TB Primer Batu Besi PT Timah Tbk Bertambah

“Kita senang dengan harga yang sudah dinaikkan, penambang juga pasti senang dengan harga ini. Karena biasanya harga Rp100.00-125.000 basah, sekarang di Rp150.000. Kita sebagai mitra usaha PT TIMAH juga komitmen untuk melaksanakan apa yang sudah disepakati dan dengan adanya sosialisasi ini kita jadi tahu tujuan PT TIMAH,” katanya.

Senada, Amrianto Silaban Direktur CV Budi Baharu Mandiri mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan percepatan proses pembayaran dengan harga yang telah ditentukan.

“Pertemuan ini sangat menyenangkan, karena hasil pertemuan masyarakat waktu hari senin itu sudah terjawab. Kenaikan harga ini saling membantu masyarakat penambang dan kita bersama. Proses percepatan pembayaran kita juga langsung cash dan tunai ke masyarakat,” tutupnya.

Baca Juga  Dua Karyawan PT Timah Tbk Wakili Indonesia di Asian Games 2023

Melalui langkah ini, PT TIMAH Tbk berharap hubungan antara perusahaan, mitra usaha, dan masyarakat penambang semakin harmonis dan produktif. Perusahaan juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dan bersama-sama membangun tata kelola pertimahan yang berkelanjutan. (*)