“Program ini bukan sekadar membagikan makanan, melainkan langkah strategis menciptakan SDM berkualitas sejak dini melalui penguatan gizi anak-anak kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yus mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi demi keberlangsungan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama anak-anak sekolah di Bangka Barat.

Ia juga berharap keberhasilan dapur makan bergizi gratis di Kecamatan Mentok dapat menjadi model bagi wilayah lain untuk mengembangkan program serupa. Selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, keberadaan dapur ini juga membuka lapangan kerja baru bagi pelaku UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan.

“Mari kita pastikan bersama bahwa setiap anak Bangka Barat mendapatkan haknya untuk pemenuhan gizi dan kesehatan yang baik. Program ini juga sejalan dengan visi Bangka Barat Bermartabat — berkeadilan, makmur, tangguh, dan bersahabat,” tutupnya.

Baca Juga  KNPI Apreasiasi Bupati Babar Markus Ingin Datangkan Investor

Peresmian dapur makan bergizi gratis SPPG di Mentok turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi sosial. Acara ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung fasilitas dapur, termasuk proses penyajian makanan yang bergizi, higienis, dan aman bagi anak-anak penerima manfaat.

Sebelumnya, program serupa telah berjalan di Kecamatan Kelapa sejak April 2025, dan kini resmi hadir di Kecamatan Mentok sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam memperluas jangkauan layanan gizi masyarakat.