Pembagian tugas yang adil dan merata akan menjauhkan para pendidik dari fenomena burnout. Kuncinya ada pada kepala satuan pendidikan. Kepala satuan pendidikan harus menjunjung tinggi asas-asas keadilan. Sehingga para pendidik dan warga satuan pendidikan tidak akan terbebani dengan beban kerja atau tugas tambahan yang berlebihan. Selain itu, para pendidik hendaknya dapat mengukur batas kemampuannya jika ingin mencari pekerjaan sampingan atau job di luar mengajar. Sehingga diharapakan semua pendidik dapat mengajar secara profesional

2. Memegang Teguh Kode Etik Guru

Kode etik guru adalah regulasi dan rambu-rambu seorang pendidik agar menjadi pendidik yang profesional ketika mengemban dan menjalankan tugas. Dengan demikian, hendaknya para pendidik di Indonesia dapat senantiasa berpegang teguh dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terdapat pada kode etik guru

Baca Juga  Fenomena Pernikahan Dini di Pulau Lepar, Mengapa Terus Terulang?

3. Saling Menghargai dan Menghormati

Pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik dan seluruh warga satuan pendidikan memiliki kewajiban untuk saling menghargai dan menghormati. Hindari perbuatan dan sikap yang toxic yang dapat mempengaruhi dan merugikan psikologis dan mental warga satuan pendidikan

4. Meningkatkan Iman dan Takwa

Iman dan takwa adalah benteng yang dapat menjauhkan diri seorang pendidik dari sikap dan akhlak yang tidak baik. Dengan berlandaskan iman dan takwa yang istiqamah, maka seorang pendidik akan terhindar dari fenomena burnout

5. Istirahat dan Olahraga Teratur

Istirahat dan olahraga teratur akan menyehatkan fisik dan mental seorang pendidik. Dengan demikian para pendidik hendaknya dapat istirahat teratur, menghindari bergadang dan tidur larut malam, memperbanyak olahraga dan lain sebagainya

Baca Juga  Makna Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025 bagi Peserta Didik

6. Senantiasa Meningkatkan Kompetensi dan Tanggung Jawab

Seorang pendidik harus memiliki empat kompetensi yaitu pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Seiring berkembangnya zaman, ke empat kompetensi tersebut harus senantiasa di upgrade dan dikembangkan. Sehingga para pendidik tersebut akan terhindar dari fenomena burnout dan akan menjadi pendidik yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap profesinya.