“Kami dan seluruh akademisi di Institut Pahlawan 12 Sungailiat Bangka Belitung terlibat aktif untuk menyampaikan pesan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Konferensi seperti ICBMR adalah platform yang tepat untuk tidak hanya berbagi hasil penelitian dan insight, tetapi juga untuk merajut kolaborasi yang lebih nyata antara akademisi, praktisi, dan industri,” ungkapnya.

“Ini sejalan dengan upaya internasionalisasi institusi dengan visi kami di Institut Pahlawan 12 untuk membangun ekosistem riset dan inovasi yang berdampak luas,” tambah Darol Arkum.

Konferensi ICBMR 2025 mengusung tema besar “Redefining Impactful Business Management in the Artificial Inteligence Era” dan menghadirkan ratusan peserta serta pembicara dari dalam dan luar negeri. Partisipasi aktif pimpinan Institut Pahlawan 12 di ajang semacam ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang, baik bagi dosen maupun mahasiswa, untuk terlibat dalam proyek penelitian dan program internasional.

Baca Juga  Petugas KPPS Layani Pemilih di RSUD Depati Bahrin Sungailiat

Keikutsertaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Institut Pahlawan 12 untuk mendorong ekosistem riset dan inovasi, memperkuat jejaring global, dan memastikan bahwa civitas akademikanya tetap berperan penting dalam menjawab dan mencari solusi dalam menjawab tantangan ilmu pengetahun dan dampak nyata kepada masyarakat.tutupnya.