Selama pelatihan, peserta dibekali materi pertanian presisi dan berkelanjutan, seperti Smart Farming, Digital Farming, IoT, pengolahan lahan, green house, pupuk organik, permakultur, hingga perancangan bisnis pertanian.

Arinda menekankan pentingnya regenerasi petani muda di Indonesia untuk menghadapi fenomena “aging farmer” serta berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan dan menginspirasi pemuda di Bangka Belitung.ujarnya.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bangka, Dr. Zamzani, menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Arinda dan mendukung penuh perkembangan SDM Pramuka Bangka melalui pelatihan ini. Arinda juga aktif sebagai Ketua Badan Usaha Milik Pramuka (BUMP) dan Ketua Koperasi Pramuka Tunas Kelapa Kwarcab Bangka serta pengurus Saka Bahari Kwarcab Bangka.

Pelatihan Petani Keren ini merupakan bagian dari inisiatif FAO dan Kemenpora untuk mendorong regenerasi petani muda di Indonesia dengan pembelajaran dari ladang hingga pasar berlandaskan pertanian modern dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat memacu minat dan mengembangkan pertanian berkelanjutan di tanah air. Pungkasnya.

Baca Juga  Ketua Komisi III DPRD Babel Sayangkan Masih Ada Kepala Dinas Enggan Dikonfirmasi Jurnalis