Ya, sejenak lega, canda merobek kelam
Lalu sendiri luka itu menganga lebih dalam
Ingin bercerita memuntahkan beban yang ku pendam
Tapi citra yang terjaga tak boleh terancam

Aku tersenyum, aku tertawa, aku juara di mata mereka
Padahal hati menjerit merangkai setiap sisa duka
Selalu kuat, selalu tegak, seperti patung tanpa air mata
Padahal rapuh, hancur, mendamba setitik bahagia

Karya Makmur, 11 Oktober 2025

Baca Juga  Narasi Rasa