Fani juga menyampaikan, ke depannya, pihaknya akan melakukan pengaturan drainase berdasarkan kondisi daratan rendah dan tinggi.

“Pembangunan box culvert juga akan dilakukan untuk mengatasi hambatan aliran air,” ujarnya.

Pemkab Bateng bersama BPJN juga akan membenahi drainase di lingkungan organisasi untuk memperlancar aliran air hingga ke tempat pembuangan akhir.

“Kami telah menyampaikan kepada BPJN dan kami akan segera melakukan pembenahan di daerah organisasi untuk mempermudah aliran air,” pungkas Fani.

Baca Juga  Dipangkas Menteri Keuangan, Tahun Ini Anggaran DPUPRP Bateng Tinggal Rp62,6 Miliar