Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, legislatif, yudikatif, dunia usaha hingga masyarakat, merupakan kunci utama keberhasilan perlindungan anak.

“Ketika semua pihak punya semangat yang sama, maka hasilnya akan terlihat dalam jangka panjang. Ini bukan pembangunan fisik yang bisa langsung dilihat, tetapi pembangunan sumber daya manusia untuk masa depan,” ujarnya.

Rakor tersebut diikuti oleh sejumlah stakeholder lintas sektor di Bangka Tengah, sebagai langkah nyata pemerintah daerah memperkuat sistem perlindungan anak secara menyeluruh.

Baca Juga  Pemkab Bangka Tengah Klarifikasi Surat Edaran PBB-P2 sebagai Syarat Pelayanan Publik