Bicara Lewat Tulisan: Komunitas Abu Biru Ajak Pelajar Basel Ekspresikan Diri Lewat Cerpen
“Kalau kalian suka membaca, suka berimajinasi, bahkan suka ngayal sebelum tidur, selamat, itu modal awal seorang penulis! Setiap penulis hebat pasti pernah menulis kalimat pertamanya dengan ragu-ragu, jadi nggak apa-apa kalau tulisan kalian belum sempurna” tambahnya, menyemangati.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta diajak menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi atau imajinasi.
Menutup sambutannya, Mely berpesan agar pelatihan ini menjadi awal bagi peserta untuk mencintai dunia literasi.
“Kakak harap dari pelatihan ini, kalian bukan cuma belajar menulis, tapi juga mulai mencintai literasi, membaca, mendengar, dan bercerita. Karena lewat literasi, kita tumbuh jadi generasi yang kritis dan berani menyampaikan gagasan dengan tulisan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Rumah Belajar Abu Biru terus berkomitmen menumbuhkan budaya literasi di kalangan remaja Bangka Selatan.
Melalui semangat “Bicara Lewat Tulisan”, Komunitas Rumah Belajar Abu Biru berharap akan lahir lebih banyak penulis muda yang mampu berbicara dan membawa perubahan lewat karya.
