Inovasi Pengelolaan Sampah Kota Pangkalpinang Raih Penghargaan BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan oleh BRIN. Ia menilai penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi riset dan inovasi dalam menjawab persoalan daerah.
“Kami sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan oleh BRIN. Penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, BRIN, dan masyarakat dalam mengembangkan inovasi berbasis riset. Permasalahan sampah menjadi perhatian serius kami, dan dengan dukungan BRIN, kami optimis dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, efektif, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Dessy.
Langkah nyata telah dilakukan Pemkot Pangkalpinang melalui hasil Riset Indonesia Maju (RIM) yang dilaksanakan oleh BRIN bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Salah satu hasilnya adalah pengembangan alat pengolahan sampah plastik yang segera akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang sebagai dukungan terhadap penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis inovasi.
Dessy menegaskan, Pemkot Pangkalpinang akan menindaklanjuti hasil kajian dan rekomendasi BRIN dalam bentuk kebijakan dan program konkret di lapangan.
“Kami berharap sinergi ini terus berjalan ke depan, agar riset tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar bisa diimplementasikan dalam kebijakan dan kegiatan pembangunan daerah,” tambahnya.
