Program tahun pertama pengabdian ini, Tim Pengabdian UBB mendapatkan berbagai input dan masukan dari pihak desa. Mulai dari permasalahan teknis penanaman padi di areal seluas 300 hektar yang ada di Desa Gantung hingga permasalahan tata kelola manajemen dan keuangan yang ada pada Kelompok Tani dan Bumdes.

Selain itu, Koperasi Merah Putih Desa Gantung yang juga berkomitmen kuat dalam membantu Mewujudkan Program Ketahanan Pangan pada masyarakat Desa Gantung.

Salah satu masukan yang menarik dari pihak Desa dan Kelompok Tani, adalah diperlukan penguatan riset khususnya dari para dosen yang memiliki background keilmuan pertanian atau biologi khususnya menangani permasalahan tingkat keasaman (ph) tanah yang cukup tinggi di areal persawahan yang dimiliki Desa Gantung.

Baca Juga  Terkait Dugaan Aksi Menghalangi Tugas Jurnalistik, Begini Klarifikasi Humas UBB

Kegiatan ini dihadiri para aparatur desa, penyuluh pertanian, pengurus kelompok tani, pengurus Koperasi Merah Putih, yayasan pendamping masyarakat tani, para ibu PKK yang ada di Desa Gantung.

“Sambutan yang hangat dan keterbukaan masyarakat terhadap semua informasi yang diperlukan Tim Pengabdi juga patut diapreasi, “ ujar Altin,

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Pengabdi Universitas Bangka Belitung dari berharap pada tahun-tahun mendatang kegiatan Pengabdian seperti ini dapat dilakukan kembali di Desa Gantung.”

“Para dosen dari Universitas Bangka Belitung memberikan perubahan paradigma masyarakat untuk lebih solid dan bersemangat dalam mewujudkan ketahanan Pangan di Desa Gantung,” kata Arif, selaku Kepala Desa Gantung di sela penyampaian materi yang disampaikan.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan Pangan, BPOM Pangkalpinang Latih Kader Desa di Manggar