Gelar Diskusi Terbuka di Babel Business Forum (BBF) 2025, BI Babel Buka Layanan Konsultasi Produk Pembiayaan
Penyelenggaraan BBF 2025 juga merupakan wujud synergizing implementasi kebijakan BI, Sinergi KPwDN dengan institusi perbankan (BMPD) untuk mendorong pertumbuhan kredit serta sinergi membalikkan ekspektasi dengan fokus pada dorongan pertumbuhan ekonomi sektoral dan pertumbuhan penyaluran kredit.
“Tema yang diangkat pada 1st BBF adalah ”Mendorong Penyaluran Kredit sebagai Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung”,” ujarnya.
Beragam rangkaian side-event BBF Tahun 2025 yakni booth konsultasi One-on-one dengan berkolaborasi bersama OJK, pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya sebagai upaya nyata mendorong pertumbuhan penyaluran kredit sektoral di wilayah Babel pad Rabu, 29 Oktober 2025 besok pukul 09.00 – 17.00 WIB.
Lokasi booth di Ballroom Tanjung Kelayang, Lt. 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan peserta booth adalah OJK, DPMPTSP, Beacukai, BMKKP, BRI, BNI, BTN, BSI, Bank Mandiri dan Bank Sumsel Babel.
“Booth ini melayani konsultasi produk pembiayaan dan pendaftaran pembuatan QRIS di masing-masing perbankan hingga konsultasi isu terkait dunia usaha,” ujarnya.
Untuk side-event BBF Tahun 2025, ada kas keliling penukaran uang pecahan kecil layak edar. Dan main event kita mengusung tema “Mendorong Penyaluran Kredit sebagai Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung”.
Bank Indonesia akan menghadirjan lembicara dari Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia yang akan membahas peran dan dukungan Bank Indonesia terhadap pertumbuhan kredit sektoral prioritas.
Otoritas Jasa Keuangan juga akan membahas terkait kredit sehat, ekonomi kuat, strategi mitigasi risiko kredit. Dan BRI juga akan mengulas peran kredit perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.*
