“Kinerja perbankan tetap stabil meskipun terdapat perlambatan pertumbuhan kredit yang sejalan dengan siklus ekonomi,” katanya saat memaparkan stabilitas keuangan perbankan dalam BEF 2025 di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menambahkan, sedangkan NPL berada di level 3,43%, yang masih terjaga dibawah batas threshold. Upaya mendorong pertumbuhan kredit sejalan dengan penguatan mitigasi risiko kualitas kredit terus diperkuat guna menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan.

Untuk mengakselerasi kebangkitan ekonomi di Babel, ekosistem ekonomi dan keuangan digital juga terus diperluas, terbukti dari nominal transaksi non tunai yang terus bertumbuh.

Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan mitra strategis juga terus mendorong perluasan Ekonomi Keuangan Digital (EKD) di Babel dengan memanfaatkan QRIS sebagai kanal sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal (cemumuah).

Baca Juga  Inflasi Babel 5,38%, Mendagri Minta Kepala Daerah Waspada Lonjakan Harga Jelang Ramadan

“Pertumbuhan QRIS dan transaksi uang elektronik yang pesat selanjutnya mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Maju,” tutupnya.**