“Pendidikan terlalu besar kalau hanya ditangani satu pihak saja. Kombinasi kewenangan pemerintah dan fleksibilitas sektor swasta harus terus disatukan,” ucapnya.

Markus turut mendorong Yayasan Tunas Karya untuk terus hadir memberi manfaat di tengah masyarakat.

“100 tahun adalah bukti konsistensi. Tapi saya berharap Santa Maria tak berhenti di sini. Semangat, kepedulian dan pengabdiannya harus terus bertambah dalam mencerdaskan anak bangsa, memajukan kualitas SDM Bangka Barat,” ucapnya.

Acara kemudian ditutup dengan pembukaan resmi peringatan 100 tahun oleh Bupati Markus.

Peringatan 1 abad ini bukan hanya menandai usia lembaga pendidikan, namun menjadi tonggak sejarah perjalanan panjang transformasi pendidikan di Negeri Sejiran Setason. Santa Maria telah menjadi saksi lahirnya berbagai angkatan pelajar, guru, pemimpin lokal hingga tenaga profesional yang kini mengabdi kembali untuk daerah.

Baca Juga  Polisi Gandeng Balai Pelestarian Jambi Cek Guci yang Ditemukan di Jebus