Sikapi Inflasi, Markus Jadikan Acuan untuk Pembangunan Daerah
“Angka inflasi mencerminkan tren umum perubahan harga seluruh barang dan jasa, dan berfungsi sebagai informasi utama dalam pengambilan keputusan pada tingkat ekonomi makro, baik fiskal maupun moneter,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di Kecamatan Mentok dan Kelapa.
Program ini dinilai membantu menekan beban pengeluaran rumah tangga dan sebagai intervensi penurunan stunting. Namun Markus mengingatkan bahwa peningkatan permintaan pangan juga memiliki potensi risiko kenaikan harga komoditas tertentu.
“Potensi naiknya harga bahan pokok terutama daging ayam dan telur perlu menjadi perhatian karena meningkatnya permintaan,” ucapnya.
Karena itu ia meminta penguatan supply chain, kemitraan dengan peternak lokal, hingga efisiensi distribusi untuk menjaga keseimbangan pasar.
Di akhir sambutan, Markus berharap angka inflasi yang dirilis BPS tidak berhenti pada tataran informasi, tetapi menjadi basis dalam penyusunan kebijakan 2026 agar arah pembangunan semakin tepat sasaran.
“Semoga angka inflasi yang kita rilis hari ini dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan dengan sebaik-baiknya sehingga akan memperkuat sinergitas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Barat,” tuturnya.
