“Indonesia menempati posisi ketiga di dunia sebagai negara dengan potensi bencana alam tertinggi. Oleh karena itu, kecepatan dan ketepatan respons menjadi salah satu faktor utama keberhasilan dalam penanganan bencana,” ujar AKBP Bratasena, Kamis (6/11/2025).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Polri bersama seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait akan terus berkolaborasi dalam meningkatkan kesiapan personel, peralatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi memastikan langkah tanggap darurat berjalan cepat, tepat, dan efektif.

“Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Dengan solidaritas dan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur masyarakat, kita optimistis dapat meminimalkan dampak bencana dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Libatkan 300 Anak se-Bateng, YAI Babel Gelar Yatim Fest 2025, Bupati Algafry: Ini Luar Biasa!

Apel ini juga menjadi momentum untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah Bangka Tengah.