” Jangan jadikan gelar juara sebagai beban, fokuslah untuk memberikan penampilan terbaik, karena setiap usaha yang disertai doa dan ikhtiar tulus akan membuahkan hasil yang membahagiakan,” tutupnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Fajarianto mengatakan bahwa MTQH ini akan diselenggarakan di Mentok, Kabupaten Bangka Barat dengan Kafilah-Kafilah terbaik yang telah mengikuti seleksi yang cukup selektif.

“Ada sebanyak 33 Kafilah nanti yang akan ikut, dengan benar-benar memilih Qori maupun Qoriah yang telah diuji keterampilannya,” ujar Fajar sapaan akrabnya.

Fajar menjelaskan untuk keikutsertaan lomba oleh para Kafilah ini sebanyak enam cabang yang akan diikut lombakan antara lain: Tilawah, Qiroat, Hifzil, Syarhil, Khot dan KTI.

Baca Juga  TMMD ke-125 Digelar di Belitung Timur: Anggaran Minim namun Pembangunan Maksimal

“Para Kafilah nantinya akan berlaga di enam cabang yakni Tilawah delapan orang, Qiroat enam orang, Hifzil enam orang, Syarhil enam orang, Khot lima orang, dan KTI dua orang yang Insyaallah dengan latihan dan benar-benar sudah mempersiapkan dirinya,” jelas Fajar.

Ia juga berharap enam hari selama pertandingan agar benar-benar dimanfaat dengan sebaik-baiknya, saling berkoordinasi dengan para official untuk informasi dan kelancaran lomba.

“Semoga seluruh Kafilah dan 15 orang official untuk selalu menjaga kesehatan, terapkan ilmu yang diberikan official dan semangat berkompetisi persembahkan hadiah terbaik untuk Belitung Timur,” harap Fajar. (Lu2)