Sudan, Tangismu Kini
Sayangnya
Mereka yang telah mencabik harga diri suatu kaum itu,
Disangsikan apakah mereka beragama?
Sudan, deritamu telah menyamai Gaza
Dajjal telah kuasai akal
Fakta bagai fuck tergilas di dinding terjal
Entah ke mana agama yang jadi pedoman cinta
Berganti jadi serpihan beling penyayat jiwa, tersandera
Kuasa lupakan tentang saudara
Mereka lupa bagaimana mencintai sesama
Bahkan Tuhan pun dikhianati
Hak mencabut nyawa sudah diserobot, mereka mencabut membabi buta
Membiarkan orang-orang yang merangkak menjadi berbaring, bahkan memegangi bagian tubuh yang tercabik
Tragis, meregang nyawa
Di sebagian kota dan pelosok negeri
Pemandangan tulang berjalan terseok bahkan membumi
Bayi takdapat menyusui
Anak takdapat ceria lagi
Orang tua seakan menunggu penjajah yang bertindak bak malaikat izroil siap eksekusi
Lansia sudah kering dan tergadai
Alam menjerit terkena darah-darah orang tanpa dosa
Lapar dan putus asa adalah makanan penduduk Sudan, kini
Genosida bersimaharajalela,
Masih terus mengguncang tajuk berita berbagai media
Palestina dengan zionisnya
Kini Sudan dengan RSF-nya
Fajar Indah, 7 November 2025
