Pro Kontra Aktivitas Penambangan di Keranggan
Selain itu, dia mengaku dampak positif lainnya masyarakat di Keranggan juga terbantu atas aktivitas ini. Pasalnya, 25 persen dari hasil penambangan rutin disalurkan kepada masyarakat. Uang kompensasi itu disalurkan oleh panita Forum Masyarakat Peduli Keranggan.
“Setahu saya seperti itu. Cuma nanti di lapangan boleh digali lagi. Hanya saja dari sisi kontranya mungkin sistem di dalam yang harus dibenahi. Karena ada aksi premanisme anarkis dari warga. Jadi mereka penambang diminta timah atau aksi cantingan,” katanya.
Hal serupa juga didebutkan warga lain, Rian. Aksi premanisme meminta timah dengan cara cantingan ini membuat penambang resah. Itu juga berdampak terhadap uang kompensasi yang akan diterima masyarakat akan berkurang jika terus diminta di luar 25 persen tadi.
“Koordinatornya itu sekarang Pak HR dan pemuda Keranggan. Jadi ada jatah yang harusnya diterima pemuda, justru ada yang tidak pernah dapat sama sekali. Pendataannya harus dievaluasi lagi itu, karena banyak oknum-oknum yang bermain di sini,” tambah Rian.
“Padahal kalau diatur benar-benar bisa membantu masyarakat juga loh. Kita bisa bantu warga yang kurang mampu, bisa bangun tempat ibadah juga dan lainnya. Kalau timahnya yang saya dengar itu dijual bebas ke luar, terserah penambang mau jual ke mana,” ujarnya.
