Gumam yang takpernah usai kubahasakan
Mengendap seperti hujan takberkesempatan pergi
Ada rasa yang kukubur tanpa pernah kusampaikan
diamnya tumbuh pelan, namun tetap berarti

Jika ada nama yang kubiarkan larut bersama angin
Ahh sudahlah, barangkali hanya cerita yang tak sempat kusudahi
Sedikit kubenci, dan kutitipkan pada dingin
Agar kembali, dan membuat rasa itu sedikit mati

Baca Juga  Aku Senang Dibenci, Taksuka Dihormati