Atasi Masalah Sampah, Gubernur Hidayat Arsani Datangkan Investor Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Selain itu, pada kesempatan ini pula Gubernur Hidayat membahas mengenai teknologi pertanian yang juga akan diinvestasikan. Berdasarkan data yang disampaikan terdapat 23.000 hektar lahan dan baru 35 persen yang dikelola. Investor China ini memiliki teknologi dan sumber daya mutakhir yang mampu membantu daerah Babel agar dapat memproduksi sawah lebih banyak dan efisien.
“Kita akan membawa lembaga pendidikan dan penelitian yang sudah berhasil di China. Mereka akan datang ke sini meneliti supaya kita produktivitasnya bisa menaikkan produksi dengan tenaga kerja yang lebih efisien. Teknologi ini dapat mendeteksi gejala hama dengan metode smart farming. Bahkan sebelum menyerang tanaman, hama ini dapat lebih dulu dicegah. Sehingga, permasalahan gagal panen akibat hama dapat teratasi,” ungkap Mr Lu melalui penerjemah.
Perusahaan ini bahkan telah berhasil melakukan pertanian di tanah yang mengandung garam. Dengan demikian lahan payau di Babel dapat kembali dimanfaatkan menjadi lahan produktif.
“Saya berterimakasih kepada Pak Arbi dan Mr Lu yang sudah berupaya untuk masyarakat kita. Semoga apa yang kita harapkan dapat terimplementasi dengan baik. Nanti 3 minggu lagi tinggal kita tanda tangani MoU nya. Saya juga berharap ke depan kita bisa surplus beras bahkan mengekspor ke daerah lain,” pungkas Gubernur Hidayat. **
