DWP Bangka Selatan Ajak Siswa SMP PGRI Toboali Jauhi Geng Motor
2. Menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kemampuan menolak ajakan yang merugikan.
3. Mengajak seluruh komponen—orang tua, sekolah, dan masyarakat—untuk bersama menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari ancaman geng motor.
“Pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter. Dengan pengetahuan yang tepat, anak-anak dapat menolak ajakan kekerasan dan memilih jalan yang benar,” ungkap Anshori.
Anshori juga mengajak seluruh siswa dan guru untuk berpartisipasi aktif dalam sesi edukasi, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah konkret untuk menjaga keamanan diri dan lingkungan sekolah.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah awal untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari ancaman geng motor,” tutupnya sembari secara resmi membuka kegiatan DWP Natak Sekolah bertema “Program Edukasi Bahaya Geng Motor di Kalangan Anak Sekolah Tahun 2025”.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber dari Satlantas Polres Bangka Selatan yang membahas secara detail bahaya geng motor, dampak hukum, serta cara bagi pelajar untuk menghindari keterlibatan dalam aktivitas berbahaya tersebut.
