Momentum HGN, Yus Derahman Apresiasi Ikhtiar Guru Cerdaskan Generasi Bangsa
Dalam kesempatan itu, Yus Derahman menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi dan tambahan penghasilan bagi guru yang belum memiliki sertifikat pendidik. Guru non-ASN juga mendapatkan perhatian melalui kebijakan pengangkatan PPPK.
“Kami mendorong seluruh guru yang baru memperoleh status PPPK agar terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik di Bangka Barat,” katanya.
Yus Derahman turut memberikan apresiasi kepada Bunda PAUD Bangka Barat yang berhasil meraih Piala dan Piagam “Wiyata Darma Utama” pada Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penghargaan tersebut diberikan sebagai dukungan terhadap program Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari satu tahun pra-sekolah.
Selain itu, ia juga menyampaikan selamat kepada guru dari Bangka Barat yang sedang berada di Jakarta untuk menerima Anugerah Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan pada puncak peringatan HGN 2025.
Wakil Bupati menutup amanat dengan ajakan agar HGN ke-80 dijadikan momen untuk meneguhkan kembali penghargaan terhadap profesi guru. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 telah menegaskan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa.
“Guru hadir sebagai pendamping dalam proses tumbuhnya anak-anak Indonesia menjadi pribadi berkarakter. Upacara hari ini menjadi momentum memperkuat komitmen mendukung dan menghargai profesi guru,” tuturnya.
