Sebagai administrator, guru mencatat perkembangan siswa, menyampaikan informasi kepada orang tua. Sebagai evaluator, guru memberikan penilaian dan masukan untuk kemajuan peserta didik. Untuk inspirator, guru memberi inspirasi bagi kemajuan belajar para peserta didik.

Sebagai fasilitator, guru menyediakan fasilitas atau kemudahan untuk proses belajar mengajar agar lebih efektif. Ia juga mediator, membantu menyelesaikan permasalahan dan menjadi penengah dalam proses pembelajaran.

“Sedangkan sebagai demonstrator, dia menambahkan guru harus menguasai materi pelajaran dan menunjukkannya dengan baik. Sebagai pengelola kelas, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Terakhir sebagai teladan, guru menjadi contoh berperilaku baik dan berakhlak mulia bagi siswa,” kata dia.

Selain amanat Mendikdasmen, Adhian menambah bahwa peran seorang guru sangat penting untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa. Pada akhir amanat Adhian memberikan motivasi kepada para guru yang ada di Indonesia khususnya di Kecamatan Parittiga.

Baca Juga  Peran Guru dalam Pandangan Ki Hajar Dewantara

“Wahai para guru-guru ku yang mulia.
Tetaplah menjadi pelita penerang negeri ini. Tetap lah menjadi patriot walau tanpa tanda jasa di dada mu. Negeri ini membutuhkan kalian untuk mencerdaskan dan mencerahkan. PGRI Bermartabat, PGRI Berdaya, PGRI Jaya,” jelasnya.

Setelah pelaksanaan upacara, acara tersebut dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada para puru yang memasuki purna tugas di tahun 2025 ini. Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.