Hasil Seleksi Terindikasi Curang, Rina Tarol Minta Gubernur Bekukan KPID Babel
Dan dari tujuh anggota yang akan menjadi Komisioner KPID Babel seharusnya ada yang berlatar belakang orang media agar bisa agar bisa menyuarakan informasi, bukan mereka yang sama sekali tidak memiliki integritas.
“Selama ini hasil seleksi KPID selalu diciderai oleh orang-orang yang merasa dia adalah super power. Sekarang saja hasil psikotes peserta yang hanya 56 dengan latar belakang ibu rumah tangga saja diloloskan, ini ada apa,” ujarnya.
Rina berharap Gubernur Babel, Hidayat Arsani menahan dan tidak mengesahkan hasil seleksi KPID Babel Periode 2025-2028 ini karena terindikasi tidak benar dan proses tahapan seleksinya tidak sesuai dengan tata tertib aturannya.
“Kami minta Pak Gubernur menahan dan tidak mengesahkan hasil pemilihan ini karena tadinya kita harap KPID ini dapat diisi orang-orang berkompeten, namun hanya diisi orang-orang yang punya kepentingan,” harap Rina.
Selain itu, dengan kondisi keuangan daerah yang sulit karena masih ada defisit sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel harus selalu efisiensi, baiknya KPID Babel dibekukan saja karena berdirinya KPID ini uang rakyat yang ada pertanggungjawabannya.
“Saya yakin ini akan sangat menjadi perhatian Pak Gubernur Babel karena seleksi KPID ini menggunakan uang rakyat bukan hanya ajang mencari pekerjaan. Selama ini kinerja KPID Babel juga belum terlihat maksimal, Saya harap Pak Gubernur bekukan saja,” tutup Rina.**
