Peringati HUT PGRI, KORPRI, dan HGN, Wabup Debby Ajak Berkolaborasi Bangun Bangka Selatan Maju dan Berdaya Saing
Wabup Debby menjabarkan tiga karakter guru hebat:
- Mengajar dengan hati dan penuh nilai, bukan sekadar memberi materi.
- Adaptif terhadap teknologi, namun tetap menjunjung kearifan lokal.
- Terus berinovasi, menjadikan kelas sebagai ruang yang inspiratif dan minim diskriminasi.
Wabup Debby menilai bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan berat. Berbagai persoalan tata kelola guru, seperti ketimpangan distribusi, ketidakjelasan status, hingga keterlambatan tunjangan profesi masih menjadi perhatian.
Ia menegaskan dukungan kepada program Pemerintah Pusat melalui Kemendikdasmen, khususnya kebijakan Sentralisasi Tata Kelola Guru, yang diiringi program prioritas pendidikan tahun 2025, yakni: Wajib Belajar 13 Tahun, Peningkatan Mutu Vokasi (SMK), Penguatan Literasi dan Karakter, serta Inovasi Pembelajaran Digital.
“PGRI sebagai rumah besar para pendidik harus terus memperjuangkan kesejahteraan, meningkatkan kompetensi, dan memastikan perlindungan hukum bagi guru,” tegasnya.
Selanjutnya, Wabup Debby mengajak seluruh anggota KORPRI dan PGRI, serta para guru dan ASN di Bangka Selatan, untuk terus berinovasi, memperkuat pengabdian, bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna demi kemajuan bangsa.
“Mari jadikan peringatan ini sebagai momentum memperbarui janji kita kepada bangsa: mendidik dengan hati, mengabdi tanpa henti,” ujarnya.
Menutup amanatnya, tak lupa Wabup Debby mengucapkan terima kasih kepada guru-guru di Kabupaten Bangka Selatan. “Terima kasih guru-guru hebat Kabupaten Bangka Selatan, tetaplah mendidik, bekerja, dan membimbing anak-anak. Kami titip anak-anak Kabupaten Bangka Selatan. Jadilah guru-guru terbaik, inspiratif, dan guru-guru yang disayang anak-anak,” imbuhnya.
Disampaikan pula bahwa menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan mudah, melainkan profesi penuh tantangan dan cobaan. Namun, dengan keikhlasan dan ketulusan hati, setiap kebaikan dan ilmu yang diberikan akan menjadi amal jariyah bagi para pendidik di Bangka Selatan.
Tak hanya para guru, apresiasi juga diberikan kepada seluruh ASN yang telah menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Mereka diharapkan terus bekerja dengan integritas dan semangat pengabdian.
“Jadilah pelayan masyarakat yang baik, mengabdilah sebagai abdi negara yang baik. Bekerjalah menjadi pelayan rakyat yang terbaik. Mudah-mudahan dengan kolaborasi ASN dan guru, kita bisa membangun Bangka Selatan menjadi daerah yang maju, hebat, dan berdaya saing,” tutupnya.
Selanjutnya, usai upacara dilakukan penyerahan Piagam Latihan Disiplin Bela Negara untuk kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Bangka Selatan, penyerahan tali asih pensiunan ASN Tahun 2025 Tahap II, penyerahan piagam penghargaan untuk ASN berprestasi di bidang olahraga Tahun 2025, penyerahan piagam penghargaan Hari Guru Nasional Tahun 2025 untuk guru-guru berprestasi serta penyerahan trofi Trofeo Cup II Kabupaten Bangka Selatan dalam memperingati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2025.
Selain itu, agenda juga dirangkaikan dengan kegiatan donor darah bersama PMI Bangka Selatan. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengharapkan partisipasi aktif dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengirimkan perwakilan peserta dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Rangkaian kegiatan peringatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat pengabdian para aparatur negara dan tenaga pendidik, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui aksi donor darah yang digelar bersama PMI Bangka Selatan.
