Sehingga suka tidak suka ia harus memilih apakah tetap di partai ataukah bisnisnya.

“Internal partai Nasdem masih dalam keadaan kondusif dan baik baik saja. Saya memastikan keputusan ini sudah sesuai dengan apa yang sudah di bicarakan bersama internal partai, kerabat maupun keluarga,” terangnya.

Selama masa kepemimpinannya Joy mengungkapkan capaian signifikan yang diraih Partai Nasdem di Basel.  Sebelumnya hanya memiliki satu kursi di DPRD Basel, kini Nasdem berhasil memperoleh tiga kursi DPRD kabupaten dan satu kursi di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Alhmadulillah di masa jabatan saya, Partai Nasdem bisa meraih 4 kursi. Tiga kursi DPRD Basel dan 1 kursi DPRD Babel. Meskipun saya tidak menjabat ketua, tapi saya inginkan partai ini tetap besar, solid, dan terus berprestasi. Ini juga sudah saya sampaikan ke kawan-kawan kader maupun jajaran di DPP,” kata dia.

Baca Juga  Gegara HP Rusak, Istri Siri di Toboali Dihantam Pakai Helm dan Sapu

Dijelaskannya juga, pada awalnya pengunduran dirinya sempat ditolak oleh DPP Partai Nasdem. Menurutnya, DPP awalnya masih berharap dirinya tetap memimpin karena tren elektoral Nasdem di Basel terus meningkat di bawah kepemimpinannya.

Namun, setelah ia jelaskan secara rinci kondisi dan alasan pribadinya terutama terkait fokus usaha, akhirnya DPP bisa memahami serta menyetujui pengunduran dirinya dengan catatan ia harus mengusulkan pengganti yang sepadan.

“Intinya, alasan saya mundur benar-benar karena ingin fokus membangun dan mengembangkan usaha. Tidak ada konflik internal dan tidak ada tekanan dari pihak manapun. Ini murni keputusan pribadi saya setelah melalui banyak pertimbangan,” pungkasnya.

Di sisi lain Joy menyebut, sudah ada dua nama yang diusulkan sebagai penggantinya yaitu Alek Mat Nur dan Supawi yang merupakan anggota DPRD Bangka Selatan.

Baca Juga  Dinkes Temukan Enam Kasus Baru HIV di Basel, 2 di Antaranya Dialami Lelaki Berhubungan Seks dengan Lelaki