Dikatakan Algafry, Bangka Tengah saat ini masuk kategori fiskal rendah dan berhasil meraih penghargaan kategori kinerja akselerasi pelaksanaan program strategis nasional sektor pertumbuhan ekomomi non pertambangan.

“Kategori Bangka Tengah, termasuk kategori rendah, jadi saingannya juga yang fiskal rendah, kita tidak bersaing dengan fiskal tinggi, kalau kita saingan dengan Bandung, mungkin tidak akan menang-menang,” sambungnya.

Ia menyampaikan, saat ini pertumbuhan non pertambangan Pemkab Bangka Tengah mencapai 8 persen.

“Alhamdulillah, mencapai 8 persen, jadi untuk triwulan kedua ada peningkatan 8 persen,” imbuhnya.

Baca Juga  Sempat Defisit Ratusan Juta, Kini Perumda Air Minum Tirta Bateng Untung Rp391 Juta