Indeks Pembangunan Manusia Bangka Selatan 70,83, Terendah di Provinsi Bangka Belitung
Sementara itu, hanya Kota Pangkal Pinang berstatus pembangunan manusia “sangat tinggi” (IPM ≥ 80).
Kemajuan pembangunan manusia di Kota Pangkalpinang selaku pemilik capaian IPM “sangat tinggi” (81,64) didorong oleh semua dimensi kehidupan.
Sebagai ibukota provinsi, Kota Pangkalpinang selalu tercatat sebagai wilayah dengan angka indeks tertinggi, baik untuk Umur Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-rata Lama Sekolah, maupun Pengeluaran Riil per Kapita. Sementara itu, Kabupaten Bangka Selatan tercatat sebagai wilayah dengan IPM terendah (70,83), dipengaruhi oleh rendahnya indeks pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, serta dimensi pengetahuan dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Bangka Belitung.
Di sisi lain, pembangunan manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengalami kemajuan. Selama 2020–2025, IPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung rata-rata meningkat sebesar 0,68 persen per tahun, dari 72,74 pada tahun 2020 menjadi 75,26 pada tahun 2025. Pertumbuhan IPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 mengalami percepatan menjadi 0,95 persen dibanding pertumbuhan tahun sebelumnya.
