“Setiap kali Indonesia berduka, Polri tidak boleh diam. Di atas seragam yang kami pakai, kami tetap manusia dan manusia wajib hadir untuk manusia lainnya. Hari ini, Polres Bangka Barat mengirimkan bukan sekadar barang bantuan, tetapi harapan, doa, dan bukti bahwa kita tidak pernah meninggalkan saudara-saudara kita sendirian,” ujarnya kepada wartawan.

Ia mengatakan, bantuan ini adalah wujud gotong-royong. Anggota menyumbang dan masyarakat ikut bergerak sehingga semua bersatu. Ini Indonesia yang sesungguhnya.

“Kami ingin memastikan dari Bangka Barat hingga Aceh dan Sumatera, rasa kemanusiaan tidak pernah putus. Selama bangsa ini berdiri, Polri akan terus berdiri bersama masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kondisi apa pun, Polri tidak hanya siap melindungi dan melayani, tapi juga menjadi garda terdepan ketika rakyat membutuhkan uluran tangan.

Baca Juga  Simpan Sabu di Kasur Busa, Pemuda di Mentok Dibekuk Tim Hantu Polres Babar

“Keberangkatan bantuan pagi ini sekaligus menegaskan citra Polres Bangka Barat sebagai institusi yang tak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga progresif dalam aksi sosial dan kemanusiaan,” katanya.

Aksi hari ini menjadi bukti bahwa Polri hadir bukan sekadar dalam penindakan, tetapi juga dalam kepedulian hadir dengan hati, bergerak dengan empati.