Rasa haru terlihat dari raut wajah warga Tanjung dan Teluk Rubiah. Mereka tidak menyangka bantuan datang begitu cepat dan tepat sasaran.

“Air dalam rumah kami langsung surut karena bantuan Satpol Airud. Terima kasih banyak, rumah kami benar-benar kering dan bisa kembali ditempati,” ujar Deri, seorang warga dengan penuh syukur.

Banyak warga menilai apa yang dilakukan Satpol Airud bukan sekadar tugas, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, turun langsung memimpin anggotanya di lapangan. Ia memantau proses penyedotan air, kondisi rumah warga, hingga memastikan seluruh peralatan bekerja optimal.

Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri harus menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sedang kesulitan.

Baca Juga  Kontrakan Pengedar Sabu di Mentok Digerebek Tim Hantu Polres Babar

“Satpolairud kami terjun langsung hari ini untuk membantu warga. Puluhan rumah berhasil kami keringkan menggunakan pompa Robin. Kami pastikan Polri selalu hadir dan membantu masyarakat dalam kondisi apa pun,” tegas Kapolres.

Aksi cepat dan terkoordinasi Satpolairud dalam membantu puluhan rumah warga ini mendapat pujian luas. Selain mengeringkan rumah, personel turut membantu merapikan barang-barang, membersihkan halaman, dan memastikan tidak ada warga yang terisolasi.

Bagi masyarakat pesisir Mentok, respon cepat Polres Bangka Barat kali ini menjadi bukti bahwa polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung, pengayom, dan penolong dalam setiap situasi darurat.