Tingkatkan Kualitas Tim Munaqisy Santri TPA, BKPRMI Bangka Gelar Seleksi dan Orientasi

BANGKA, TIMELINES.ID — Dalam rangka meningkatkan kualitas para Tim Munaqisy (Tim Penguji) Santri TPA, DPD BKPRMI Kabupaten Bangka menyelenggarakan Orientasi dan Seleksi Tim Munaqisy selama 2 hari pada 6-7 Desember 2025 di Graha Maras Pemkab Bangka.

Ketua Panitia Pelaksana, Endang Kurniawan, Orientasi dan Seleksi Tim Munaqisy ini adalah program baru dari LPPTKA Pusat sebagai hasil dari Silaknas dan Kabupaten Bangka menjadi Kabupaten pertama di Indonesia yang melaksanakan agenda baru ini.

Sementara itu Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bangka, Fahmi Andika Koprowi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar DPD BKPRMI Kabupaten Bangka melalui Lembaga Pembinaan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al Qur’an (LPPTKA) dalam upaya meningkatkan kualitas Ustadz-Ustadzah TPA binaan BKPRMI yang akan diamanahkan menjadi Tim Munaqisy.

Baca Juga  Reuni Akbar Alumni SMEAN 1 Sungailiat Angkatan 96, Berjumpa, Bersatu dan Berbagi

“Diharapkan dengan kegiatan ini bisa terbentuk suatu Tim Munaqisy yang profesional yang nantinya akan bertugas menguji santriwan -santriwati pada saat munaqosyah bulan Februari 2026 nanti, baik itu kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, hafalan doa harian, hafalan ayat pilihan dan praktik salat,” harapnya.

Lebih lanjut Fahmi menambahkan bahwa BKPRMI Bangka terus mengupayakan peningkatan kualitas pengurus, ustadz-ustadzah, pemuda remaja masjid serta santri binaan dengan terus menyelenggarakan kegiatan.

Pemateri Kegiatan Orientasi dan Seleksi Tim Munaqisy ini berasal dari LPPTKA Pusat dengan mengirimkan 4 orang Tutor Tim Munaqisy Nasional yaitu Ustad Deden Hidayat, Ustadz Dzanuri, Ustadzah Rani Rahmawati dan Ustadzah Sri Agustini.

Baca Juga  Semarakkan HUT ke-80 RI, BKPRMI Bangka Gelar Gebyar Merah Putih

Selama 2 hari para peserta yang berjumlah 100 orang utusan dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka ini diberikan Orientasi tentang pelaksanaan Munaqosyah (Ujian Akhir) Santri TPA dan selanjutnya para peserta mengikuti ujian untuk menentukan layak atau tidak sebagai Tim Munaqisy Daerah.