“Bawaslu Bangka Tengah memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan akurat dan akuntabel. Penyampaian 222 data pemilih meninggal dunia ini adalah hasil pengawasan lapangan agar daftar pemilih semakin bersih dan valid sebagai dasar penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada,” katanya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Bateng, Muhammad Tamimi, menyampaikan bahwa Bawaslu juga menemukan data pemilih yang mengalami perpindahan domisili.

“Dari hasil pengawasan, terdapat 38 pemilih pindah datang dan 76 pemilih pindah keluar,” ujarnya.

Tamimi menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu, KPU, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga integritas data pemilih.

“Dengan pengawasan berkala dan perbaikan berkelanjutan, kami berharap daftar pemilih dapat tersusun lebih valid dan tepat sasaran untuk mendukung terselenggaranya Pemilu yang jujur dan adil,” tutupnya.

Baca Juga  Tabrak Truk Parkir, Pemotor di Koba Luka Parah