Dessy meminta masyarakat tetap waspada, karena diprediksikan banjir rob akan kembali terjadi. Apalagi ketinggian banjir terus bertambah setiap tahunnya.

“Kami juga meminta masyarakat untuk tetap waspada, karena ini akan ada pasang lagi. Jaga kebersihan, jangan buang sampah sembarangan. Pemerintah bersama stakeholder terkait sedang mengupayakan untuk menangani persoalan ini jangka panjang,” katanya.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan mengatakan PT TIMAH Tbk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah bergerak membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah, khususnya di wilayah operasional perusahaan.

Menurutnya, PT TIMAH Tbk selalu berupaya merespons cepat setiap kejadian bencana melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi pada situasi darurat.

Baca Juga  PT Timah Bantu Mesin Ketinting kepada 4 Nelayan Beltim yang Alami Kecelakaan Laut

“PT TIMAH Tbk bersama pemerintah daerah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir rob. Kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak,” kata Anggi.

Salah satu penerima bantuan paket Sembako Siti mengatakan, rumahnya sudah tiga hari mengalami banjir saat pasang air laut. Bahkan ketinggian hampir mencapai pinggangnya.

“Alhamdullillah ada bantuan sembako dari PT TIMAH Tbk, ini sangat membantu kami apalagi sudah beberapa hari ini kami terendam banjir. Kalau surut kan sudah bisa masak dan tahun ini saya rasa ini yang paling parah karena ketinggian airnya makin naik,” katanya. (*)