Satukan Visi Pengembangan Desa Wisata, Biro Kesra Babel Gelar Rakor Sinkronisasi Sinergitas
Oleh karena itu tiap daerah dan desa perlu mencermati potensi yang dimiliki untuk diangkat dan dikembangkan agar memberikan nilai tambah manfaat serta menghasilkan produktivitas yang tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dalam rapat yang diikuti oleh 100 orang peserta tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung juga mengharapkan peran Bumdes dalam ikut berkontribusi dalam pengembangan desa wisata.
“Diharapkan peran Bumdes dalam pengembangan desa wisata sebagai salah satu strategi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa dari sektor pariwisata melalui pemberdayaan masyarakat, pengelolaan dan pemanfaatan potensi lokal, pembangunan infrastruktur dan fasilitas serta promosi dan pemasaran.” Ungkap Irwanto saat membaca sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.
Hasil Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi ini akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi yang selanjutnya akan disampaikan kepada para Kepala Daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadi bahan penyusunan kebijakan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Sinergitas Pengembangan Desa Wisata ini menghadirkan 2 orang narasumber yaitu Prihutami Rista Hermawati dari Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata RI dan Nurul Huda Kabid Kelembagaan Kerjasama Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Rapat diikuti oleh Kepala Dinas Pariwisata se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Bappeda Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Perwakilan Kepala Desa dan Ketua Pokdarwis yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata.
